gmc dewasa

gmc dewasa

SENTUHAN DAN CINTA BEKAL JADI TANGGUH


Bila anda ingin agar si kecil kelak menjadi manusia dewasa yang tangguh, menghadapi berbagai tantangan, tidak mudah stress saat dewasa, caranya gampang. Selalu dekatlah anda dengan si kecil
Perlukan cium dan bentuk untkapan cinta seperti rabaan dan elusan akan membuat emosi si kecil stabil sehingga tidak mudah menangis
Kesimpulan ini didapat dari hasil penelitian sekitar 500 orang di wilayah Rhode Island Amerika Serikat
Rasa aman yang dialami dari si anak akan ibunya mungkin merupakan kuncinya. Demikian tertulis dalam Journal of Epidemiology and Community Health
Namun para ahli mengingatkan pentingnya mengetahui kapan hal ini mulai dihentikan. Sikap melindungi yang berlebihan justru akan membuat malu dan menyebabkan hal-hal buruk bagi anak.
Jadi pada dasarnya afeksi cinta yang tertuang pada si kecil aakn membentuk ikatan kuat antara si ibu dan anak dan menimbulkan rasa aman, kata kepala peneliti Dr Joanna Meselko
Ini tak hanya menurunkan tingkat stress tetapi juga membantu anak-anak untuk membangun kehidupannya secara efektif dari segi social pribadi hingga dewasa.
Dalam sebuah penelitian seorang psikolog menilai rata-rata kualitas interaksi antara ibu dan bayinya uang berusia delapan bulan. Hasilnya anak-anak yang kurang mendapat rasa cinta dari ibu justru lebih mudah mengalami stress daripada yang tidak. Sebaliknya mereka yang selalu mendapatkan sentuhan hangat ibunya dapat dengan mudah menalami berbagai kecemasan.
Para ilmuan itu menyebutkan bahwa ini merupakan pelajaran berharga bagi setiap ibu akan arti pentingnya belaian perhatian dan cinta pada si kecil karena ini akan memperngaruhi hingga akhir hidupnya
Meski begitu ada banyak hal lain yang juga ikut mempengaruhi bagaimana seorang anak dapat menjadi pribadi yang tangguh dalam kehidupan seperti kepribadian taraf pendidikan.

Sumber : Genius Mind Magazine No 1, Oktober 2010

Otak kiri atau otak kanan


Otak manusia adalah pusat sistem saraf dengan susunan organ yang sangat kompleks, tugasnya mengatur semua gerakan perilaku dan fungsi tubuh seperti detak jantung, tekanan darah dan keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan emosi ingatan pembelajaran motorik dan semua pembelajaran lainnya
Otak manusia terdiri dari susunan 100 juta sel saraf atau neuron. Otak manusia dipercaya bertanggung jawab dalam pengaturan seluruh tubuh dan pemikiran manusia, kaitannya erat antara otak dan pemikiran. Perkembangan otak dan susunan sel sarafnya dipercaya memengaruhi kognisi manusia

Pembagian otak dalam neurobiology
Bagian otak manusia dibagi berdasarkan ilmu biologi dalam empat bagian besar yaitu : otak besar, diensefalon, otak tengah, otak belakang dan otak kecil. Masing-masing bagian terhubung oleh tali-tali saraf penghubung.
Otak besar secara garis besar berfungsi mengatur gerakan terbagi menjadi fungsi simultan. Bagian kiri mengatur gerakan tubuh bagian kanan dan bagian kanan mengatur gerakan tubuh bagian kiri.
Diensefalon secara garis besar mengatur enzim-enzim dan sekresi hormone didalam tubuh. Diensefalon juga menjadi jembatan antara otak besar kiri dan kanan. Konektor untuk otak kecil dan otak tengah.
Otak tengah (mesensefalon) secara garis besar meneruskan sinyal-sinyal ke pendengaran dan visual ke auditory cortex dan visual cortex. Otak belakang mengatur denyut jantung, tekanan darah, tekanan udara, suhu tubuh, pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, alat pencernaan, sekresi kelenjar pencernaan. Otak belakang juga berfungsi mengatur gerak refleks seperti bersin, batuk dan mata berkedip, otak belakang yang memiliki serabut saraf juga menghubungkan otak kecil dengan otak besar.
Orak kecil merupakan bagian terbesar dari otak belakang yang berfungsi mengatur sikap atau posisi tubuh keseimbangan tubuh dan koordinasi gerakan tubuh yang terjadi secara sadar.

Pembagian otak dalam neuropsikologi
Sebuah celah longitudinal memisahkan otak bagian atas menjadi dua bagian yang berbeda yang dihubungkan oleh corpus collosum. Bagian teratas (otak kiri dan otak kanan) disebut juga neokorteks (otak primata). Dibawah neokorteks terdapat sistem limbik (otak mamalia tua) dan dibawah sistem limbik terdapat batang otak (otak reptil) batang otak memiliki saluran ke kemampuan telepati dan sistem limbik (otak mamalia tua) mengirimkan informasi imajinasi visual. Konsep tiga bagian berdasarkan perilaku yaitu neokorteks sistem limbik dan batang otak pertama kali dicetuskan oleh ahli fisiologi Amerika Dr. Paul D Mclean pada tahun 1960.
Ketiga struktur ini memiliki tiga jenis fungsi dan tiga jaringan informasi. Bagian terluar neokorteks otak kiri tidak memiliki penghubung ke jaringan dibawahnya sementara otak kanan memiliki penghubung ke jaringan dibawahnya yang membuat fungsi telepati dan imajinasi menjadi terbuka. Belahan otak kiri adalah bahasa, belahan otak kanan adalah otak imajinasi/ gambar. Otak kiri memahami sesuatu dengan kata-kata dan otak kanan memahami sesuatu dengan gambar dan symbol
Fungsi memori dari keduanya pun berbeda. Memori dari otak kiri berdasarkan bahasa dan menjalankan fungsi logika. Sementara memori otak kanan berdasarkan imajinasi/ gambar dan menjalankan funsi emosional.
Cara kerja kedua otak ini juga berbeda. Otak kiri berupa fisik tergantung kepada panca indera yaitu mata, hidung, telinga, mulut dan kulit. Otak kanan tidak tergantung pada panca indera, otak kanan menerima informasi melalu persepsi ekstra sensori (diluar indera) otak kanan menangkap resonansi gelombang dari luar yang ditangkap dan dipersepsi oleh sel-sel dibagian otak tengah dan batang otak. Pada umumnya orang menyebut indra keenam.
Dibawah neokorteks (otak primata) di antara otak kiri dan kanan, dipusat otak tengah (mesensefalon) terdapat kelenjar pineal (pineal gland - atau disebut juga mata ketiga) yang menghasilkan enzim serotonin dan melatonin, mata ketiga ini dijumpai pada binatang reptil yang memiliki kemampuan melihat seperti kemampuan retina mata. Rene Descartes  seorang ilmuan Perancis yang terkenal mempercayai kelenjar pineal ini sebagai “pusat jiwa” kelenjar pineal mencapai ukuran terbesar pada usia kanak-kanak sampai tiga tahun. Setelah itu akan menyusut dengan bertambahnya usia. Penelitan modern menemukan bahwa kelenjar pineal ini memiliki sel-sel yang peka terhadap cahaya yang sama seperti retina mata. Sehingga dipercaya bahwa kelenjar pineal dapat juga melihat. Disebut juga sebagai mata ketiga. Kelenjat pineal terhubung dengan suprachiasmatic nuclei (CSN) berfungsi sama seperti optic chiasm pada retina mata. CSN adalah satu dari empat sensor saraf penerima sinyal selain retina mata yang terhubung ke visual cortex. Penelitian tentang kelenjar pineal ini terus berlangsung untuk mengungkap misteri termasuk kemampuan pineal dalam menangkal penyakit dari dalam tubuh manusia itu sendiri dan kemampuan untuk melihat dimensi keempat dan melihat dunia yang lebih tinggi yaitu clairvoyance

Evolusi manusia dalam berpikir
Manusia purba
Dahulu kala kemampuan otak kanan manusia ini memang sangat mendominasi, ketika manusia belum mengenal bahasa, tulisan dan hitung menghitung semua komunikasi antara manusia dilakukan dengan symbol-simbol, telepati dan komunikasi batin jarak jauh. Fenomena supranatural pada masa itu sangat umum. Dunia cenayang dan gaib mistis sangat mempengaruhi kehidupan manusia purba, masa ini otak kiri manusia kurang berkembang dibandingkan otak kanan.
Otak kanan manusia mendominasi dengan kemampuan visual imajinasinya. Orang purba bisa menggunakan imajinasi untuk memanggil hujan, berhubungan dengan roh leluhur, bahkan berkomunikasi dengan alam sekitar karena mereka berkomunikasi dengan ekstra sensori persepsi atau indra keenamnya. Manusia purba bahkan mampu membaca tanda-tanda alam melalui intuisinya. Membaca cuaca dengan sensor intuisi mereka. Mengobati orang sakit dengan ritual yang merupakan cara imajinasi visual persepsi mereka

Manusia masa kini
Manusia mulai mengenal bahasa sebagai alat komunikasi. Ilmu pengetahuan mulai ditemukan dan mendorong manusia untuk berpikir dengan logika dan rasional. Masa ini otak kiri manusia perlahan tapi pasti berkembang dan mulai mendominasi. Perkembangan otak kiri manusia ini menenggelamkan kemampuan otak kanan.
Ketika anak lahir kedunia sampai usia 3 tahun otak kanan masih mendominasi. Imajinasi visualisasi emosi, khayalan adalah dunia anak anak. Ini pekerjaan otak kanan. Mereka melakukan sesuatu berdasarkan rekaman memori otak kanan tanpa perlu dianalisa. Sejalan dengan perkembangan usia dan lingkungan, anak-anak mulai belajar kemampuan verbal dan logika. Kreatifitas anak mulai dibatasi dengan anailisa analisa orang dewasa. Pendidikan otak kiri mulai seperti kalkulasi dan bahasa mulai diajarkan kepada anak-anak. Pada saat ini lah otak kiri banyak dipergunakan dan distimulasi. Otak kanan mulai berkurang tugas dan kemampuan nya. Intuisi tidak lagi setajam dulu. Semakin beranjak dewasa, otak kiri atau pikiran sadar berkembang sangat pesat meninggalkan otak kanan sehingga kemampuan otak kanan tidak lagi diperhatikan. Dominasi otak kiri manusia telah menutup saluran ke otak kanan. Fenomena-fenomena kemampuan otak kanan yang muncul sekarang dianggap sebagai sesuatu yang tidak rasional, tidak logis, dan mistis berbau supranatural

Manusia Masa Depan
Kemampan otak kiri memiliki keterbatasan. Kenyataan tentang anak kecil yang menjadi cenayang. Atau metode pengobatan penyakit alternatif yang menggunakan air putih atau hanya dengan kekuatan pikiran mendorong pernelitian lebih lanjut tentang kemampuan otak manusia. Penyaluran energi melalui mikrokosmos maupun makrokosmos. Kenyataan tentang kemampuan telepati seorang anak kecil dan bagaimana seorang anak kecil mampu membaca pikiran orang dewasa.
Dalam sejarah banyak orang yang genius terlahir bahkan tidak pernah mengalami pendidikan formal atau pendidikan logika tetapi mereka mampu menjadi manusia super brilian dengan kemampuan otaknya yang mengherankan. Dibeberapa daerah terpencil sampai kini manusai primitif yang belum mengenal kebudayaan menulis dan membaca bisa merubah materi menjadi gelombang elektromagnetik yang tak terlihat panca indera manusia dan mengirimkannya melalui udara. Manusia modern menyebutnya gaib atau metafisika
Beberapa peristiwa di dunia yang tercatat ada seorang anak usia dua tahun yang mampu mengingat pengalaman di dalam kandungan ibunya. Dia bercerita tentang lagu yang sering didengar selama dalam kandungan. Dia juga bisa menceritakan apa yang dipikirkan oleh ibunya. Dia jga bisa menangkap emosi yang dirasakan oleh orang tuanya. Padahal di dalam kandungan dia tidak mungkin bisa melihat, mendengar, atau meraba dengan kulitnya. Apa yang terjadi? Namun yang pasti otak manusia sudah terbentuk sejak janin berusia 2 minggu. Inilah kemampuan otak kanan dengan sensor ekstra persepsinya (indra keenam)
Ada kemampuan terpendam yang terlupakan sehingga manusia mencari cara menemukan jawabannya. Penelitian demi penelitian dilakukan untuk menemukan jawaban atas kemampuan otak yang luar biasa ini kemampuan otak kanan terlupakan. Inilah ciptakan Tuhan yang dahsyat. Anugerah misteri dari SANG PENCIPTA untuk manusia yang dapat menemukan jawabannya. Suatu kekuatan tersembunyi. Tidak terlihat mata tetapi ada.
Andai saja otak kiri dan otak kanan manusia mampu berkembang secara seimbang bagaimana mestinya? Mungkin melahirkan manusia manusia super. Dr Georges Oliver seorang antropolog dari university of Paris membayangkan kapasitas intelektual dari manusia super sebagai berikut
1.     Kemampuan untuk memahami dimensi ke 4
2.     Memiliki indra ke enam
3.     Memiliki kesadaran moral yang berkembang secara tidak terbatas
4.     Terutama memiliki karakteristik spiritual yang misterius dengan pemahamannya
Manusia masa depan akan berevolusi dengan melatih kembali otak kanannya dan merangsang jaringan penghubung otak kiri dengan otak kanan. Latihan dan aktivasi ini bertujuan untuk mengakses kemampuan bawaan otak kanan dan emnggunakan otak kiri dan kanan dalam cara yang sangat seimbang
Sumber : Genius Mind Magazine No 1, Oktober 2010

Berhati-Hatilah Dengan Pikiran Negative Anda

Dr. Masaru Emoto San dalam bukunya tersebut membahas dengan jelas bahwa berpikir negative yang terus-menerus akan meresonansi organ-organ tubuh tertentu sehingga organ-organ tubuh tersebut tidak bisa berfungsi dengan maksimal, akibat selanjutnya akan dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, dari yang ringan hingga yang fatal. Misalnya, bila sering cemas, maka lambung akan terresonansi, akibatnya akan terjadi gangguan pencernaan berat, yang dalam jangka panjang lambungnya akan tidak sehat. 
Secara ringkas, hasil penelitian Dr. Masaru tentang berpikir negative dan penyakit yang bisa ditimbulkan, sebagai berikut:

* Bahwa jika kita sering membiarkan diri kita stress, maka kita akan mengalami gangguan pencernaan.
* Bila kita sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung.
* Bila kita mudah tersinggung, maka kita akan terkena insomnia (susah tidur).
* Bila sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah.
* Bila sering membiarkan rasa takut yg berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal.
* Bila suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna).
* Bila suka marah bisa sakit hepatitis.
* Bila sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah.
* Bila Anda sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula).
* Bila sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis (memori dan kontrol fungsi tubuh berkurang & bisa menyebabkan kematian !!)
* Bila sering bersedih, bisa menderita leukemia (yg hingga kini belum ada obatnya)
* Bila selalu dengki/iri hati terhadap seseorang, mudah mengakibatkan kulit bernanah atau cantengan.
 
Jika mau disimpulkan, mengenai pikiran negative apa saja yang bisa menimbulkan penyakit, inilah jawabannya: 
Stress, Rasa khawatir yang berlebihan, Mudah Tersinggung, Bingung, Rasa Cemas, Pemarah, Apatis, Tidak sabar, Sering merasa Kesepian, Sering merasa sedih dan Iri hati serta Dengki. 
Lalu timbul Pertanyaan, bagaimana kita bisa menghentikan pikiran-pikiran negative tersebut??? Caranya bermacam-macam, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita bisa selalu mengendalikan pikiran kita agar jangan sampai sedikitpun dicemari oleh pikiran cabul negative. Nah agar pikiran Anda tidak selalu dicemari oleh pikiran seperti itu, Anda bisa coba resep saya, cara ini bukan satu-satunya sih, masih banyak cara yang lain, tapi setidaknya bisa Anda coba, selalu tanamkan dibenak Anda dan yakinkan bahwa apapun yang telah terjadi didalam hidup kita ini, benar-benar sudah tepat sesuai dengan garis rencana semesta Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk menyadarkan diri dari yang tidak kelihatan menjadi kasat mata.

Untuk ini kita perlu selalu berpikir netral dalam setiap kejadian. Bisa juga kita selalu berpikir seolah-olah semua kejadian baik-baik saja. Makanya, kalau terasa ada beban, ya pasrahkan saja kepadaNYA yang berkuasa mengatur hidup kita. Sebaliknya, kalau ada rezeki besar, kita juga harus mau sepakat dengan rencanaNYA yang selalu ingin mensejahterakan semua orang(Artinya Kita Wajib Berbagi tanpa hitung-hitungan).

Jika kita bisa berpikir netral dan berpikir semua kejadian adalah baik-baik saja, maka kita akan bisa selalu bersyukur dalam segala kejadian, dan setiap saat. Kalau sudah begini, tentu saja pikiran kita akan bisa terbebas dari pencemaran pikiran-pikiran negative.

Cobalah selalu mem filter semua perasaan atau emosi Negative kita agar tidak menimbulkan pencemaran negative pada pikiran sendiri, dengan cara selalu bersyukur setiap saat. Kalau sudah bisa melakukan seperti ini terus-menerus kelak berbagai masalah dan penyakit bisa di counter dengan sendirinya. Segala masalah bisa tuntas dan Insya Allah badan Anda pun akan terasa sehat wal afiat tidak kurang suatu apapun.

Anda Belum yakin?? Silahkan Anda Buktikan sendiri, cobalah amati orang-orang dilingkungan Anda yang mengidap beberapa penyakit diatas. Apakah memiliki penyebab yang sama dengan uraian diatas atau tidak, atau mungkin Anda ingin menambahkan???
sumber =  http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5429908

Jika Anak dibesarkan dengan ......

Jika Anak dibesarkan dengan Celaan,
maka ia belajar Memaki

Jika Anak dibesarkan dengan Permusuhan,
maka ia belajar Berkelahi

Jika Anak dibesarkan dengan Ketakutan,
maka ia belajar Gelisah

Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Iba,
maka ia belajar Menyesali Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Olok-Olok,
maka ia belajar Rendah Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Iri Hati,
maka ia belajar Kedengkian


Jika Anak dibesarkan dengan Dorongan,
maka ia belajar Percaya Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Toleransi,
maka ia belajar Menahan Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Pujian,
maka ia belajar Menghargai

Jika Anak dibesarkan dengan Penerimaan,
maka ia belajar Mencintai

Jika Anak dibesarkan dengan Dukungan,
maka ia belajar Menyenangi Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Pengakuan,
maka ia belajar Mengenali Tujuan

Jika Anak dibesarkan dengan Berbagi,
maka ia belajar Kedermawanan


Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Kejujuran dan Keterbukaan,
maka ia belajar Kebenaran dan Keadilan

Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Aman,
maka ia belajar Menaruh Kepercayaan

Jika Anak dibesarkan dengan Persahabatan,
maka ia belajar Menemukan Cinta dalam Hidup

Jika Anak dibesarkan dengan Ketentraman,
maka ia belajar Berdamai dengan Pikiran

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

KAMI SEGENAP TIM GENIUS MIND CONSULTANCY - HARAPAN INDAH 
mengucapkan 

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H
BUKAKAN PINTU MAAF YANG SEBESAR BESARNYA
BILA SELAMA INI KAMI ADA SALAH KATA DAN PERBUATAN
HAL TERSEBUT SEMATA-MATA KE KHIAFAN KAMI SEMATA

10 Tips Mengajak Anak Gemar Membaca

Seorang pembaca blog ini pernah bertanya, “Bagaimana caranya mengajak anak kita supaya gemar membaca?”
Hmm, pertanyaan yang menarik dan penting untuk dijawab.
Jawaban saya waktu itu adalah, “Orangtua harus memberi contoh dengan rajin membaca di depan anak-anaknya. Ada acara membaca keluarga, di mana masing-masing anggota berkumpul dan membaca buku kesukaan masing-masing. Anak sering diajak main ke toko buku dan browsing buku kesukaan mereka. Terakhir, sering-sering diceritakan dongeng dengan membacakannya langsung sehingga anak tertarik untuk belajar sendiri.”
Sebagai orangtua, kita mungkin mengajarkan kepada anak kita cara membaca, namun belum tentu kita memberi contoh kepadanya untuk gemar membaca.
Secara tak sengaja, saya menemukan aplikasi menarik di Apple iTunes berjudul “Reading for Kids. 100 Ways To Encourage Your Kids To Read.” Tips ini serta merta membuat ide saya berkembang. Ternyata banyak sekali aktivitas kecil dan ringan yang bisa dilakukan untuk membentuk sebuah kebiasaan. Dan inilah beberapa tips menarik yang saya dapatkan dari aplikasi tersebut ditambah sharing dari saya pribadi.
1. Berangkat ke Kebun Binatang atau Sirkus, kemudian cari buku tentang binatang yang baru dilihat anak Anda.
Anak-anak sangat senang ke kebun binatang dan mereka akan terus bercerita apa yang dia lihat sepanjang jalan. Setelah pulang, singgah sebentar ke toko buku dan temukan binatang yang paling dia sukai. Yakinlah anak Anda pasti akan senang membaca buku tersebut.
2. Jika anak melihat sesuatu yang menarik di TV, temukan buku tentang hal tersebut.
Ada kalanya anak Anda menonton TV dan tertarik dengan bagaimana gerhana terjadi, maka carilah buku yang membahas topik tersebut. Karena ketertarikan muncul dari sang anak, kemungkinan besar dia akan senang membaca dan ingin tahu lebih jauh tentang topik yang menarik perhatiannya.
3. Ceritakan kepada anak buku yang baru saja Anda baca.
Bacakan bagian tertentu yang menarik dari buku tersebut dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau anak Anda jika dia ingin membacanya sendiri.
Terkadang anak kita juga ingin tahu buku yang dibaca orangtuanya. Mengapa tidak menceritakannya kepada Anak Anda? Ini sekaligus melatih kita sebagai orangtua untuk merangkum buku tersebut secara sederhana dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Tak hanya itu, anak-anak juga punya rasa ingin tahu yang besar dan dia akan berusaha mencari tahu mengapa orangtuanya membaca buku tersebut.
4. Bacakan buku favorit dan sering-seringlah mengulangnya.
Anak Anda akan belajar tentang kisah tersebut dan mulai belajar tentang mengapa membaca itu penting dan menarik.
Pengulangan menciptakan efek yang kuat dalam daya ingat anak Anda. Mereka akan mengenang kegiatan tersebut dan ingin mengulanginya kembali dengan cara membaca buku yang membawanya ke ingatan masa lalu.
5. Jawablah selalu pertanyaan Anak Anda.
Dengarkan baik-baik dan sabar apa yang dia tanyakan dan jawablah dengan penuh perhatian dan kesabaran pula. Jika perlu, ajak anak Anda ke toko buku atau perpustakaan untuk menemukan jawaban atas pertanyaannya. Anda dapat pula melakukan kegiatan bersama seperti menemukan jawaban pertanyaan tersebut dalam ensiklopedi, kamus atau browsing google bersama sang anak.
6. Belikan buku sebagai hadiah ulang tahun sahabat anak Anda.
Biarkan anak Anda memilih buku yang akan dijadikan sebagai hadiah kepada sahabatnya. Dia akan belajar buku adalah benda yang bermanfaat buat orang-orang terdekatnya.
7. Ketika Anda memiliki waktu luang bersama anak, ceritakan sebuah kisah kepadanya.
Setelah Anda selesai bercerita, mintalah anak Anda bercerita sebuah kisah yang ingin dia ceritakan. Proses ini akan membangun kedekatan antara anak dan orangtua sekaligus mengajak keduanya untuk gemar membaca sebelum bisa menceritakan kisah-kisah baru.
8. Buat daftar buku yang dimiliki anak Anda dan tempelkan di lemari es dan beri tanda buat buku yang selesai.
Berikan kesempatan anak Anda untuk menempelkan tanda bintang pada setiap buku yang sudah selesai dia baca. Ini memberikan sebuah “sense of accomplishment” dan memacu anak untuk membaca lagi dan lagi.
9. Jangan pernah memaksa anak Anda membaca atau menyelesaikan buku yang tidak dia sukai.
Ini akan memberi pengalaman buruk dan membuatnya benci membaca. Biarkan dia menemukan apa yang dia sukai dan ajaklah membaca hal-hal tersebut.
10. Jika anak melihat Anda sedang membaca sebuah buku dan menikmatinya, mereka juga akan tertarik.
Sebagai orangtua, tunjukkanlah bahwa Anda memang gemar membaca dan menjadikannya sebagai kegiatan yang menarik dan rutin dilakukan. Anak-anak akan mencontoh apa yang dilakukan orangtuanya apalagi jika mereka melihat orangtuanya sangat menikmatmati buku yang dibaca.
Ternyata tidak sulit mengajak anak gemar membaca. Ada banyak kegiatan sederhana yang bisa kita lakukan untuk membiasakan anak membaca. Jika Anda sering melakukan hal tersebut di masa kecil sang anak, maka ketika besar nanti mereka akan menjadi orang yang gemar membaca.
Dan yang jauh lebih penting, mereka akan memandang kegiatan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan dan memberi kesempatan untuk melakukan eksplorasi hal-hal baru.

MARI KITA TES OTAK KITA


coba lihat gambar di atas...
coba sebutkan warna dari kata kata tersebut....

contoh untuk kata pada kiri atas..... KUNING
apakah disebutkan kuning atau hijau???

- bila kita masih mengatakan kuning berarti kerjasama antara otak kiri dan kanan masih belum bagus
- bila kita mengatakan HIJAU maka kondisi otak kiri dan kanan kita sudah kerja sama dengan baik...

selamat mencoba